Selasa, 29 November 2011

SMAN Pintar Kuansing Meraih Juara 1 Cerpen Se Prov Riau

Sabtu, 26 November 2011. SMAN Pintar Kuansing salah satu sekolah unggulan dan favorit di Kabupaten Kuantan Singingi yang digagas Bupati Kuansing H.Sukarmis. Kembali berapresiasi dengan kegiatan Seni Sastra Bulan Bahasa yang bertema Bulan Seni Sastra Bahasa Gelora Laksmana di taja SMAN Plus Prov Riau. Hal ini disampaikan Humas SMAN Pintar Kuansing Ronaldo Rozalino S.Sn

 

Dengan mengikuti lomba kolaborasi puisi, penulisan puisi, penulisan cerpen, penulisan esai. Ungkap Delfira Yusrila Dewi S.Pd dan Ronaldo Rozalino S.Sn  yang juga sebagai Guru Pembimbing siswa.

 

Dari keempat yang dikuti siswa SMAN Pintar, Alhamdulillah sebuah prestasi kembali dibidang Seni Sastra Bahasa Indonesia. Siswa SMAN Pintar kelas XII IPA, Rico Cahyanto meraih Juara 1 Penulisan cerpen se Provinsi Riau. Ungkap H.Zulhefis S.Pd MM Kepala SMAN Pintar.

 

Hal ini menambah deretan prestasi dibidang Seni Sastra Bahasa Indonesia SMAN Pintar. Dengan prestasi yang diraih diharapkan memberikan respon positif bagi masyarakat Kuansing mengenai SMAN Pintar, sebagai sekolah yang secara pembiayaan di tanggung pemerintah. Kami Civitas SMAN Pintar Kuansing berusaha mengoptimalkan potensi dan bakat siswa, sebagai Life Skill mereka (Siswa), sehingga dapat menjadikan modal untuk meraih masa depan yang baik dan gemilang. Ungkap Ronaldo Rozalino S.Sn.

 

Apa yang diharapkan pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi yaitu meningkatkan kualitas pendidikan yang berkarakter yang menjadikan SMAN Pintar, akan terus meningkatkan kualitas secara kelimuan Sains, Iptek, Imtag dan Seni. Sehingga lulusan SMAN Pintar dapat bersaing dikancah provinsi, Nasional dan Internasional. Hal ini dibuktikannya lulusan SMAN PIntar perdana dan kedua 90 persen diterima diberbagai perguruan tinggi negeri dan favorit di Indonesia, seperti UGM, USU, UNAN, UNRI, UII dsb, Ungkap Ronaldo Rozalino S.Sn . Salam Pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.

 

Humas SMAN Pintar Kuansing

 

clip_image002

 

Ronaldo Rozalino S.Sn

NIP. 19830730 201102 1002

 

Blog: http://ronaldorozalino.blogspot.com

FB: Ronaldo Rozalino


Senin, 07 November 2011

Selamat Hari Raya Idul Adha 1432 H

Guru SMAN Pintar Kab Kuansing

Civitas SMAN Pintar

Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau

 

Mengucapkan

 

Selamat Hari Raya Idul Adha 1432 H

 

Semoga Arti dan Makna Hari Idul Adha 1432 H (Hari Raya Kurban) memberikan nilai positif untuk tetap ikhlas menjalani proses Pendidikan yang baik dan berkualitas. Dan apa yang dicita-citakan oleh setiap individu dapat dikabulkan sesuai yang diharapkan. Amin Amin Amin Ya Rabbal 'alamin.

 

Admin  (Ronaldo Rozalino)


Selasa, 01 November 2011

Sejarah Sumpah Pemuda

Sejarah Sumpah Pemuda

Oleh: Wiriyanto Aswir

Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda Kedua berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), sebuah organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh indonesia. Atas inisiatif PPPI, kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat. Sehingga menghasilkan Sumpah Pemuda.

Rapat Pertama, Gedung Katholieke Jongenlingen Bond

Rapat pertama, Sabtu, 27 Oktober 1928, di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Lapangan Banteng. Dalam sambutannya, Soegondo berharap kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda. Acara dilanjutkan dengan uraian Moehammad Jamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurutnya, ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.

Rapat Kedua, Gedung Oost-Java Bioscoop

Rapat kedua, Minggu, 28 Oktober 1928, di Gedung Oost-Java Bioscoop, membahas masalah pendidikan. Kedua pembicara, Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro, sependapat bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan, harus pula ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. Anak juga harus dididik secara demokratis.

Rapat Ketiga, Gedung Indonesisch Huis Kramat

Pada sesi berikutnya, Soenario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Sedangkan Ramelan mengemukakan, gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Gerakan kepanduan sejak dini mendidik anak-anak disiplin dan mandiri, hal-hal yang dibutuhkan dalam perjuangan.

Sebelum kongres ditutup diperdengarkan lagu “Indonesia” karya Wage Rudolf Supratman. Lagu tersebut disambut dengan sangat meriah oleh peserta kongres. Kongres ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres. Oleh para pemuda yang hadir, rumusan itu diucapkan sebagai Sumpah Setia, berbunyi :

PERTAMA.

KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA,

MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE,

TANAH INDONESIA.

KEDOEA

KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA,

MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE,

BANGSA INDONESIA.

KETIGA.

KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA, MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATOEAN,

BAHASA INDONESIA

Namun dimana peran pemuda yang dalam hal ini saya ingin batasi sebagai gerakan Mahasiswa,dimana saya dan mungkin anda adalah bagian didalamnya.Saya ingin sedikit membuat sedikit paradigma bagaimana hal ihwal gerakan mahasiswa saat ini dengan segala macam jenis dan ragamnya,mungkin bisa dilihat dalam paparan yang saya yakini dan dari data data yang mungkin berupa referensi yang akan saya cantumkan:

1.Mahasiswa Terjebak dalam sistem Perkuliahan dengan dibebankannya SKS yang cukup padat.dalam hal ini M.Nuh "selalu mengharapkan terjadinya Pendidikan Berkarakter" ,mengapa? karena bobroknya sistem,mulai dari jajaran kepemimpinan,birokrat,serta bagaimana peserta didik,tidak terlepas dari konsep pendidikan yang hanya terpaut dan terfokus pada orientasi nilai (value) kognitif,dan melupakan bahwa sejatinya kita dalam sistem pendidikan harus benar2 mendidik.Dengan beban SKS yang tinggi peran mahasiswa sebagai Agent Of Change and Agent Of control .menjadi tidak maksimal.!

Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 Oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, oleh karena itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 Oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia, proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudian mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi mengangkat harkat dan martabat hidup orang Indonesia asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.(Wikipedia.org)

dari tulisan diatas kita dapat melihat beberapa pilar yang harus ada untuk di "doktrinkan" pada setiap generasi muda (pemuda) :

a.MENGINGATKAN, bahwa harus mengetahui sejarah panjang hari kelahiran bangsa! dan bagaimana Seyogyanya kita terus berupaya mengisi kemerdekaan itu,BUKAN TAKUT PADA PARA TETUA BEDEBAH yang telah CACAT MENTAL LAGI MENCACATKAN,maaf agak sedikit ekstrem,namun siapa tetua BEDEBAH yang saya maksud? mereka adalah pihak pihak yang seharus nya mendidik ,dengan cara dan sistemsemantik yang baik,untuk menghasilkan generasi yang memiliki Karakter Building yang baik disertai Nasional-isme yang baik juga.Namun,Para golongan tua terLAKNAT ini malah mencontohkan dan mensosialisasikan hal-hal KEPARAT dan tidak layak dipertontonkan para khalayak ramai.

Pertanyaannya? siapakah mereka itu?

simple saja

MEREKA ADALAH GOLONGAN YANG KINI MENJADI PEMIMPIN,di instansi manapun,baik itu pendidikan,birokrasi ataupun tataran pemerintahan,yang telah ataupun sedang (present continous) dalam proses penghancuran bngsa ,baik secara AKTIF (frontal melakukan gerakan KKN) maupun Pasif (tahu tapi pura pura tidak tahu,atau yang tak mau menjadi Tahu)..mengapa saya tekankan pada pemimpin? karena p-engertian dari pemimpin adalah

Ahmad Rusli dalam kertas kerjanya Pemimpin Dalam Kepimpinan Pendidikan (1999)

Menyatakan pemimpin adalah individu manusia yang diamanahkan memimpin subordinat (pengikutnya) ke arah mencapai matlamat yang ditetapkan.

Miftha Thoha dalam bukunya Prilaku Organisasi (1983 : 255)

Pemimpin adalah seseorang yang memiliki kemampuan memimpin, artinya memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain atau kelompok tanpa mengindahkan bentuk alasannya.

Kartini Kartono (1994 . 33)

Pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan khususnya kecakapan dan kclebihan disatu bidang, sehingga dia mampu mempengaruhi orang-orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu, demi pencapaian satu atau beberapa tujuan.

C. N. Cooley (1902)

Pemimpin itu selalu merupakan titik pusat dari suatu kecenderungan, dan pada kesempatan lain, semua gerakan sosial kalau diamati secara cermat akan akan ditemukan kecenderungan yang memiliki titik pusat.

Dari definisi diatas ,jelaslah bahwa PEMIMPIN adalah pusaran MAU TAIDAK MAU atau SUKA atau TIDAK suka bertanggung jawab dalam kebobrokan maupun kebaikan anggotanya (kroninya)

Jadi mari menjadi pemuda yang paham bagaimana membentuk karakter yang baik untuk bersiap menjadi pemimpin berikutnya!

bersambung.....


Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More